Meredam asa...
Aku lelah mungkin pula akan binasa
Untuk gelapnya malam dan terangnya siang , Untuk penderitaan dan kebahagiaan, Untuk kelahiran dan kematian, Untuk yang membenci dan mencintai, Untuk tantangan yang menghadang dan kemudahan, Untuk kegagalan dan keberhasilan, TERIMAKASIH untuk kesempatan melewati semua ini...
Jangan yakinkan diri bahwa dia menyukaimu, hanya karena dia bersikap manis padamu.
Kadang kamu hanya sebuah pilihan ketika dia bosan
Datang dan pergi seperti angin
Berucap merayu memaksa kata dari arah yang tak pasti
Sebatas buih berbusa perih
Hanya untuk warnai ruang kosong Di dalamnya..
Bermain dengan imagi dan fantasi
Hanya untuk tutupi bualan ramai semu
Kemana banci...
Aku sudah tak lagi trengginas...!!
#whattttttt....?
Hidup itu simple, banyak hal bagi sebagian orang dianggap terlalu rumit, namun bagi sebagian lainnya mereka santai menjalaninya
Hidup itu lagu yang alun berayun, berirama disetiap nadanya
Lirih berdenting kadang keras menghentak tak tentu
Hidup itu pilihan, adalah kita yang tentukan kemana langkah akan kita pijak, kemana langkah akan kita hentikan, untuk berikut akhirnya berhenti hingga tak lagi kuat berpijak
Memiliki itu sangat menyenangkan
Terimakasih untuk telah menjadi PILIHAN...!
Menyakitkan bagi yang hanya menjadi OPSI saja
Jera telah lari mencari bukti
Dia telah lelah mendaki sejak kapan hari
Sakit pinggang, dia katakan pada mentari
Replied to SyarifulAlam
Sebentar lagi kesendirian itu akan Jera.
Meninggalkan kita, lelaki lelaki berhati tangguh Dan setia.
Namun kesendirian itu akan selalu datang lagi, mengakrabi setiap perjalanan rindu yang melelahkan batin kita.
Menemuiku tak begitu susah
Temukan saja di ruang kesendirian dan kerinduan
Aku menulis tentang langit legam tanpa harap
Meneguk setiap cangkir kopi
Mengantar harapan rokok-rokok menemui api
Sebelum kehilangan abu dan asapnya
Jodoh mereka adalah bibir lelahku
Lelaki bermata mentari
Teriak tak lagi lantang
Mulut telah terbungkam
Pikir tak lagi jernih rasa masih sedih
Beku
Kelu
Kegagalan bukanlah suatu pilihan
Manis Dan getir datang tiap kali tanpa dinanti
Jalan lurus kelok berliku adalah tantangan
*perih