Dan diantara kesendirianku saat ini,
Semua aku ceritakan pada kepala
Berdiri terdiam, kadang tersenyum kecut
Serpihan cerita meracam
Menggurat halus tepian hati
Bukanlah semua luka pasti berbekas ?
Sakit...
Untuk gelapnya malam dan terangnya siang , Untuk penderitaan dan kebahagiaan, Untuk kelahiran dan kematian, Untuk yang membenci dan mencintai, Untuk tantangan yang menghadang dan kemudahan, Untuk kegagalan dan keberhasilan, TERIMAKASIH untuk kesempatan melewati semua ini...
Datang dari pertemuan panjang
Hingga terbawa mimpi semalam
Pesonamu membuaiku
Membuatku gelisah tuk segera temukan
Aku tak tahu jika itu memang cinta
'ku rengkuh hatimu dengan segala perasaan
Hingga hingga temukan jalan berdua
Dan kita mencoba rajut kisah
Merangkai cerita indah tentang perasaan
Namun indah mimpi tak harusnya menjadi nyata
Adakala ini harus berakhir nista
Meski pelangi tak lagi ceria
Meski sinar kini telah buram, sirna putih menjadi kelam
Cobalah tersenyum untuk nyalakan lagi asaku
Cobalah terima meski semua memang terasa getir
Aku tahu kau ingin berjalan berdua denganku
Tapi yang kaulihat hanya keresahanku
Keresahan yang kau anggap bukan jawaban pasti
Ribuan kata maaf memang takkan membuatmu terima
Hingga ada jawaban pasti tentang kejujuran
Cobalah tersenyum untuk kuatkan aku
Jujur aku tak kuat hadapi semua
Hingga raga ini terkoyak tangis yang seharusnya tak kuburaikan
Aku lemah, lelah..